Sebuah pembunuhan suami cekik istri hingga tewas terjadi pada malam tahun baru di Pasar Sentiong, Balaraja, Tangerang. Seorang pedagang kelapa, Rumidan, 58 tahun, mencekik istrinya, Iyam (48) hingga tewas.
Setelah istrinya tewas, Rumidan bunuh diri dengan cara menjerat leher dengan tali. Keduanya ditemukan tewas pada keesokan harinya.
Masyarakat di seputar Pasar Sentiong Balaraja geger dengan temuan dua mayat sekaligus itu.
Hens, seorang warga Tangerang mengatakan pasar itu ramai karena polisi sedang olah tempat kejadian perkara. "Saya antar istri belanja, lokasi sudah diberi garis polisi,"ujar Hens, Selasa.
Kapolsek Balaraja Komisaris Wendy Andrianto mengatakan peristiwa pembunuhan itu terjadi pada detik-detik pergantian tahun.
"Kami sedang periksa saksi kunci, tetangga depan yang berjualan nasi. Saksi ini sempat mengintip sebelum keduanya tewas, pasangan suami istri ini bertengkar. Suami marah-marah, istrinya menangis sesenggukan,"kata Wendy.
Wendy mengatakan dugaan sementara pembunuhan itu dipicu pertengkaran keduanya. Di lapak kelapa yang juga ditinggali pasangan Rumidan dan Iyan asal Pandeglang itu tidak ada barang hilang .
"Hasil autopsi pada leher korban perempuan ada bekas cekikan,"ujar Wendy.
Selain memeriksa saksi pedagang nasi terkait kasus pembunuhan suami cekik istri hingga tewas ini, penyidik juga sudah memanggil anak Rumidan dan Iyam dari Pandeglang. "Kami juga ingin mendengar kehidupan rumah tangga dari anak laki-lakinya berusia 25 tahun ini,"ujar Wendy.
